Kibarkan Semangat Inovasi Ciptakan siswa Berprestasi,

Wednesday, 24 April 2013

LAGENDA ASAL MULA TELUK BEDEGUNG DI MUARA TELANG

Bapak ibu dan anak-anak masyarakat Banyuasin ini saya tampilkan tulisan saya terbaru tentang lagenda rakyat Muara Telang, harapan saya semoga lagenda rakyat terus di lestarikan. dengan keterbatasan yang saya miliki mencoba mengangkat cerita daerah saya Muara Telang.

 LAGENDA ASAL MULA TELUK BEDEGUNG

Pada jaman dahulu kala di dusun Marga Telang rakyat hidup dengan tentram dan damai, sifat kegotong royongan tertata dengan baik.

Dusun Marga Telang adalah sebuah dusun yang elok. Dusun ini di hiasi oleh sungai yang berkelok-kelok dan sawah yang menghijau.

Pada suatu pagi yang cerah masyarakat di kejutkan oleh datangnya seekor naga yang amat besar, kedatangan naga tersebut membuat masyarakat panik, tua muda berlari kesana-kemari. Mereka semua merasa takut dengan kedatangan naga tersebut.
Tetua Marga selaku sesepuh masyarakat dusun Telang berusaha untuk menenangkan seluruh warga dan berusaha mencari cara agar dapat mengusir naga tersebut. Semua senjata di keluarkan untuk dapat mengusir naga.

Seorang warga yang pemberani melepaskan anak panah dari busurnya, ternyata anak panah tersebut tidak dapat menggores sedikitkan kulit sang naga, dan agaknya naga tidak mau pergi. Selanjutnya Ketua Marga memerintahkan warga untuk mengambil tombak dan melemparkannya ketubuh naga, serentak seluruh warga mematui perintah ketua marga, Naga di hujani puluhan tombak, tetapi  tombak-tombak tersebut tidak melukai sang naga, justru naga bertambah marah dan berusaha menyerang warga.

Dalam keadaan panik, ketua Marga memukul gong yang tujuannya agar warga segera berkumpul untuk segera pergi menghindari naga tersebut. Tetapi ada keanehan yang terjadi, naga yang tidak takut berbagai senjata ternyata begitu mendengar gong berbunyi, naga langsung terdiam dan berhenti berjalan, tapi begitu gong berhenti dipukul, naga berusaha mengamuk kembali, oleh karena itu ketua marga segera memukul kembali gong tersebut dan naga ketakutan dan pergi, tapi begitu suara gong nggak terdengar naga mengamuk lagi.

Akhirnya ketua marga bersama warga beramai-ramai mengejar naga dengan menggunakan perahu, untuk menyelusuri sungai Telang dan gong tetap dipukul. ketika gong berhenti di pukul naga ikut berhenti dan gong di bunyikan naga berjalan pergi.

Dalam perahu yang di tumpangi ketua marga dan penduduk desa oleng dan jatuhlah gong tersebut dalam sungai. warga pun panik tetapi anehnya naga pun menghilang setelah gong terjatuh. 

Karena sungai tempat jatuhnya gong tersebut merupakan daerah teluk, ketua marga bersama penduduk memberi nama daerah tersebut teluk bedegung.
Dan sejak saat itu penduduk hidup damai kembali, dan warga Telang di setiap tahunnya selalu memperingatinya dengan mengadakan lomba bidar yang perahunya di hias kepala naga dan di setiap bidar ada seorang komando yang membawa dan memukul gong.

Demikianlah kisah Asal mula Teluk Bedegung di Muara Telang Banyuasin. Kritik saran membangun kami nantikan.

Nantikan tulisan saya berikutnya Dalam kumpulan Lagenda rakyat Muara Telang
1. Jin Seribu
2. Asal Mula Nama Dusun Telang 
3. Syeh Mesir
4. Hutan Si Bodoh

Di poskan oleh Suwari, S.Pd Guru  SD yang ada di Muara Telang